Skip to main content

Iceweasel is not Firefox(?)

Ok here's the deal. I wanted to install Firefox on my Debian machine. I downloaded Firefox directly from Mozilla.org. After tinkering around a bit, since there was an error message related to libstdc6++, I got it up and running for me. But I wanted to install for all users.

I understood that there is iceweasel and that it "is" Firefox, but to me they are different. For starters, current version of Iceweasel in my Debian is version 3.5 but the Firefox that I installed manually is version 15. They are just way far apart. Why is this? Isn't there anybody porting / compiling the latest version of Firefox for Debian?

The second thing, is that I use stylish (userstyles.org) a lot. It just wouldn't install on my Iceweasel. So, iceweasel is no good for me.

My conclusion ... iceweasel is not Firefox!

Comments

Popular posts from this blog

Himbauan Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia

Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia, Saya mengharapkan anda tidak melakukan penyerangan atau/dan pengrusakan situs-situs Indonesia dan Malaysia. Saya mengerti bahwa akhir-akhir ini beberapa masalah di dunia nyata membuat kita kesal dan marah. Namun kekesalan tersebut sebaiknya tidak dilimpahkan ke dunia maya (cyberspace). Semestinya sebelum melakukan aksi yang berdampak negatif, kita bisa melakukan langkah-langkah positif seperti melakukan dialog (melalui email, mailing list, bulletin board, blog, dan media elektronik lainnya). Kita harus ingat bahwa kita hidup bertetangga dan bersaudara. Yang namanya hidup bertetangga pasti mengalami perbedaan pendapat. Mari kita belajar bertetangga dengan baik. Saya berharap agar kita yang hidup di dunia maya mencontohkan bagaimana kita menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan hati yang lapang, sehingga para pemimpin kita di dunia nyata dapat mencontoh penyelesaian damai. Mudah-mudahan mereka dapat lebih arif dan bijaksana...

Say NO to APJII!

Prolog At the end of 1997, I went back to Indonesia from my studies and work in Canada. The .ID domain management in Indonesia at that time was in a confusing state. Nobody wanted to manage it. Universitas Indonesia (UI) - the original maintainer - was in a fight with APJII (the Association of Indonesian ISP). In the end, IANA gave me a mandate to manage the .ID domain. Since then, I manage the .ID domain with open management. There are problems, but mostly minors. Until recently, when APJII (again) is trying to take over the .ID domain management from my team. Here's a short info to give you a head start. Short summary APJII (the association of ISP in Indonesia) is trying to takeover the .ID domain management in Indonesia. They have tried and will try everything to take over. Long description I've been managing the .ID domain since the end of 1997. At that time, nobody wanted to run the domain management. First of all, a brief description of how we run things. To run the .ID d...
Kualitas lulusan Perguruan Tinggi Indonesia menyedihkan? Saya baru saja selesai melakukan interview untuk sebuah perusahaan. Ada lebih dari 130 orang yang kami interview. Saya sendiri menginterview setengahnya dari itu. (Kami bagi menjadi dua tim.) Yang diinterview kebanyakan adalah yang baru lulus ( fresh graduate ) dari perguruan tinggi (ada yang S1 dan D3) yang terkait dengan komputer (ilmu komputer, teknik elektro, fisika, matematika). Satu hal yang ternyata muncul dan berulang adalah mahasiswa sekarang lebih banyak yang pasif. Artinya mereka hanya pergi kuliah dan belajar dari apa yang diberikan di kelas saja ( which is not much! ). Mereka kurang motivasi untuk mencari hal-hal lain di luar ruang kuliah, seperti misalnya membaca majalah (banyak majalah komputer), eksperimen (mencoba install Linux atau Windows, merakit komputer, memasang jaringan). Alasan yang mereka kemukakan macam-macam. Tidak ada fasilitas lab komputer merupakan salah satu alasan yang dipakai mahasiswa ...