Skip to main content
Weekend ini saya habiskan untuk menulis report security audit untuk beberapa client kami. Ternyata menuliskan report ini sangat time consuming dan melelahkan juga. Detail-detail banyak yang lupa (karena ada beberapa test yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu). Ada peribahasa yang mengatakan bahwa: the devils are in details.
Dalam proses penulisan ini saya harus membaca banyak informasi dari Internet. Browsing sana sini. Semakin banyak yang tidak saya ketahui rupanya. Peribahasa lagi: di atas langit, masih ada langit yang lebih tinggi lagi! (Sayang sekali banyak the so called experts merasa telah menjadi jagoan dan menjadi arogan.)
Banyak ketemu ide-ide untuk diimplementasikan menjadi tools. Sayang sekali saya tidak punya waktu untuk ngoprek. Menulis laporan saja sudah menghabiskan waktu. Apalagi untuk membuat tools sendiri (which I would love to do). Mungkin ini bisa menjadi topik penelitian mahasiswa?
Sayangnya mahasiswa sekarang terlalu malas. Maunya dicekoki oleh dosennya. Mestinya hanya dikasih topik saja mereka sudah bisa jalan. Perhaps this is the difference between students in Indonesia and abroad? Students abroad are more independent. As for quality, our students are better. It's just the environment is not supporting. *sigh*

Comments

Popular posts from this blog

Himbauan Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia

Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia,

Saya mengharapkan anda tidak melakukan penyerangan atau/dan pengrusakan situs-situs Indonesia dan Malaysia.

Saya mengerti bahwa akhir-akhir ini beberapa masalah di dunia nyata membuat kita kesal dan marah. Namun kekesalan tersebut sebaiknya tidak dilimpahkan ke dunia maya (cyberspace). Semestinya sebelum melakukan aksi yang berdampak negatif, kita bisa melakukan langkah-langkah positif seperti melakukan dialog (melalui email, mailing list, bulletin board, blog, dan media elektronik lainnya).

Kita harus ingat bahwa kita hidup bertetangga dan bersaudara. Yang namanya hidup bertetangga pasti mengalami perbedaan pendapat. Mari kita belajar bertetangga dengan baik.

Saya berharap agar kita yang hidup di dunia maya mencontohkan bagaimana kita menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan hati yang lapang, sehingga para pemimpin kita di dunia nyata dapat mencontoh penyelesaian damai. Mudah-mudahan mereka dapat lebih arif dan bijaksana da…

Band progressive rock baru?

Lepas dari yang serius-serius sebentar. Kita ke musik lagi.

Terus terang saya tadinya mulai merasa bahwa musik progressive rock bakalan mati. Seperti lirik dari lagu band Asia - "Rock and Roll Dream":

When I see your faces from the limousine. No chance of our survival...

Tapi setelah saya mendengarkan The Flower Kings, harapan tumbuh lagi. Band yang dimotori oleh Roine Stolt (gitar) memiliki nuansa (melodi?) yang selaras dengan band-band terdahulu. Mereka sanggup membawakan lagu Cinema Show-nya Genesis dengan sempurna. Bahkan lebih baik menurut saya. Jadi, para penggemar sekalian, progressive rock akan tetap tumbuh subur.

Roine Stolt juga menjadi bagian dari band Transatlantic yang juga memiliki nuansa progressive rock. Maklum, mereka campuran dari Dream Theater, Marillion, The Flower Kings, dan Spock's Beard. Meski, ada lagu bootleged live show mereka yang kedodoran membawakan lagu "Firth of Fifth" nya Genesis. Ternyata band besar bisa kedodoran juga.

Repotnya, mus…

Yummy ...

[seafood lamien @ banquet, singapore]