Skip to main content

Learning Other Culture

One of the things I like about Discovery Channel (and their "friends") is that I can learn other culture. Like this morning. I watched a story about South Africa. I am trying to understand their struggle (as a nation) and how their future is going to be.

Looking at their limitation and how they are trying to progress gives us hope here in Indonesia. Our resources are much better then them, but how come we (Indonesia) are not thinking ahead. Many people think about themselves. I am not talking about them as individuals, but also as families. Not many people think about the future of the nation!

I am sure there are people like that, but they are just powerless or they are swampped with their daily lives. (Maybe I should say "we", instead of "them" since I am part of them myself.) We forgot to think what our nation will be in 10 or 100 years ahead.

Film or story like the one I've just watched is needed to renew our interest in building our nation. Are you with me? (Or ... this is just an impulse response after watching moving story? Maybe tomorrow I will forget what I am saying to day. Never mind ...)

We have to learn other culture to make us better. Let's move forward!

Comments

Dede Somantri said…
Yes I will learn about English.
Jay said…
You were right, Pak Budi. But it was often times we got nothing to do, because of something called "bureaucracy", while the government or (many of) the powered-by-policies people are thinking only for themselves. Some of them were corrupting "our money", while we were doing something hardly.

That's our country. It's hard to move forward as the time the superior peoples have not changed a bit yet.

But... Let's do our best to move forward, anyway :)
Anonymous said…
that's right brother!
mathematicse said…
Although you will forget what you think today, I think it does not matter. It means you are care.. :D

Popular posts from this blog

Band progressive rock baru?

Lepas dari yang serius-serius sebentar. Kita ke musik lagi.

Terus terang saya tadinya mulai merasa bahwa musik progressive rock bakalan mati. Seperti lirik dari lagu band Asia - "Rock and Roll Dream":

When I see your faces from the limousine. No chance of our survival...

Tapi setelah saya mendengarkan The Flower Kings, harapan tumbuh lagi. Band yang dimotori oleh Roine Stolt (gitar) memiliki nuansa (melodi?) yang selaras dengan band-band terdahulu. Mereka sanggup membawakan lagu Cinema Show-nya Genesis dengan sempurna. Bahkan lebih baik menurut saya. Jadi, para penggemar sekalian, progressive rock akan tetap tumbuh subur.

Roine Stolt juga menjadi bagian dari band Transatlantic yang juga memiliki nuansa progressive rock. Maklum, mereka campuran dari Dream Theater, Marillion, The Flower Kings, dan Spock's Beard. Meski, ada lagu bootleged live show mereka yang kedodoran membawakan lagu "Firth of Fifth" nya Genesis. Ternyata band besar bisa kedodoran juga.

Repotnya, mus…

Himbauan Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia

Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia,

Saya mengharapkan anda tidak melakukan penyerangan atau/dan pengrusakan situs-situs Indonesia dan Malaysia.

Saya mengerti bahwa akhir-akhir ini beberapa masalah di dunia nyata membuat kita kesal dan marah. Namun kekesalan tersebut sebaiknya tidak dilimpahkan ke dunia maya (cyberspace). Semestinya sebelum melakukan aksi yang berdampak negatif, kita bisa melakukan langkah-langkah positif seperti melakukan dialog (melalui email, mailing list, bulletin board, blog, dan media elektronik lainnya).

Kita harus ingat bahwa kita hidup bertetangga dan bersaudara. Yang namanya hidup bertetangga pasti mengalami perbedaan pendapat. Mari kita belajar bertetangga dengan baik.

Saya berharap agar kita yang hidup di dunia maya mencontohkan bagaimana kita menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan hati yang lapang, sehingga para pemimpin kita di dunia nyata dapat mencontoh penyelesaian damai. Mudah-mudahan mereka dapat lebih arif dan bijaksana da…

Tenggang waktu sebelum domain (.ID) didaur ulang?

Saat ini setelah domain tidak membayar, maka status domain akan berubah menjadi hold. Pada kondisi ini domain tidak dapat diquery/hilang namun domain belum dapat dilepas ke publik kembali. Saat ini belum ada aturan kapan domain yang sudah mati ini dapat digunakan kembali, mungkin oleh orang lain. Sudah saatnya ada kejelasan mengenai daurulang (recycle) nama domain ini.

Ada dua usulan batas waktu ekstrim:
Satu (1) tahun setelah domain mati. Kontra: kelamaanTiga (3) bulan setelah domain mati. Kontra: terlalu cepat
Nah mohon masukan, masukan mana yang lebih baik dipilih?
Atau kalau ada usulan lain, mohon diutarakan beserta alasannya.