Skip to main content

Losing Grounds

A few days ago, I took my son's motorbike and rode up the hill. Took some pictures and felt sad. No, it's not the scenery. It was beautiful. Take a look at this photo I took.

I feel sad because in the name of progress we turn this beautiful place it concrete houses and what not. But, what can I do?

If I were a very rich man, I would buy this land and keep them as green as possible.

Comments

fotonya sejuk....
megahrental said…
artikel yang bagus dan menarik, dan pemandangan yang indah diatas ketinggian! terimakasih artikelnya gan!
mh najiib said…
bagus sekali mas....

Popular posts from this blog

Himbauan Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia

Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia,

Saya mengharapkan anda tidak melakukan penyerangan atau/dan pengrusakan situs-situs Indonesia dan Malaysia.

Saya mengerti bahwa akhir-akhir ini beberapa masalah di dunia nyata membuat kita kesal dan marah. Namun kekesalan tersebut sebaiknya tidak dilimpahkan ke dunia maya (cyberspace). Semestinya sebelum melakukan aksi yang berdampak negatif, kita bisa melakukan langkah-langkah positif seperti melakukan dialog (melalui email, mailing list, bulletin board, blog, dan media elektronik lainnya).

Kita harus ingat bahwa kita hidup bertetangga dan bersaudara. Yang namanya hidup bertetangga pasti mengalami perbedaan pendapat. Mari kita belajar bertetangga dengan baik.

Saya berharap agar kita yang hidup di dunia maya mencontohkan bagaimana kita menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan hati yang lapang, sehingga para pemimpin kita di dunia nyata dapat mencontoh penyelesaian damai. Mudah-mudahan mereka dapat lebih arif dan bijaksana da…

Yummy ...

[seafood lamien @ banquet, singapore]

Books, books, books

A snapshot of stacks and shelves of books that I have to read. The stack on the right side is actually on a chair. You can't see the bottom of it. It's a mess. Actually, it shows that I read them.