Skip to main content

Path's Deal and Indonesia

In past post, I mentioned that Indonesians love Path. Sure enough, Path closes funding deal led by Indonesian's company; Bakrie Global Group. But, we have to realize that Indonesia's cyber space is a fast changing environment. That's why - as I said many many many times - you have to be here, physically in Indonesia to know this.

People are not flocking to Path anymore. In fact, I have uninstalled Path. And many have done so, leaving Path. It's just a short infatuation. Unless, Path is doing something, it is dying. Go down here. Talk to the people here. They are your main users!

Most people think that sharing things in a close user group is the main thing. Thus, Path. But, most Indonesians do not care about privacy. They want people to see their postings (text, photos, etc.). The more people see the postings, the better. And you cannot do that if you post to just your friends.

Update. After this news, there are plenty of funny "news", jokes, etc. about this. (Lots of joke pictures on twitter! Link in Bahasa Indonesia.) People outside Indonesia do not know that Bakrie groups have big problems in Indonesia. The biggest one is the Lapindo disaster that they have not been able to recover. (Google this.) Thus, many people will uninstall Path because of this.
Embedded image permalink

image from: twitter @treecore

The second one is that Aburizal Bakrie is intended to run for president candicy, from the Golkar party. (The joke is that the color and logo of Path will be changed to yellow and has some kind of Golkar's logo feature in it. For example this image taken from Twitter.) People who are from different political background my not like Path because of this. How many? I don't know. Perhaps people don't care? Maybe. Would you take a chance on it?



I hope people in Path know about these. Would you know about this if you're not in Indonesia? I doubt it. Path is getting $$$, but people are leaving the application. What to do?

People are still in love with Twitter though.

Update part 2. See also story about this. I bet, people from Path do not know about this.
 

Comments

Amak said…
100% Agree,
even I have no Path account!

Popular posts from this blog

Band progressive rock baru?

Lepas dari yang serius-serius sebentar. Kita ke musik lagi.

Terus terang saya tadinya mulai merasa bahwa musik progressive rock bakalan mati. Seperti lirik dari lagu band Asia - "Rock and Roll Dream":

When I see your faces from the limousine. No chance of our survival...

Tapi setelah saya mendengarkan The Flower Kings, harapan tumbuh lagi. Band yang dimotori oleh Roine Stolt (gitar) memiliki nuansa (melodi?) yang selaras dengan band-band terdahulu. Mereka sanggup membawakan lagu Cinema Show-nya Genesis dengan sempurna. Bahkan lebih baik menurut saya. Jadi, para penggemar sekalian, progressive rock akan tetap tumbuh subur.

Roine Stolt juga menjadi bagian dari band Transatlantic yang juga memiliki nuansa progressive rock. Maklum, mereka campuran dari Dream Theater, Marillion, The Flower Kings, dan Spock's Beard. Meski, ada lagu bootleged live show mereka yang kedodoran membawakan lagu "Firth of Fifth" nya Genesis. Ternyata band besar bisa kedodoran juga.

Repotnya, mus…

Himbauan Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia

Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia,

Saya mengharapkan anda tidak melakukan penyerangan atau/dan pengrusakan situs-situs Indonesia dan Malaysia.

Saya mengerti bahwa akhir-akhir ini beberapa masalah di dunia nyata membuat kita kesal dan marah. Namun kekesalan tersebut sebaiknya tidak dilimpahkan ke dunia maya (cyberspace). Semestinya sebelum melakukan aksi yang berdampak negatif, kita bisa melakukan langkah-langkah positif seperti melakukan dialog (melalui email, mailing list, bulletin board, blog, dan media elektronik lainnya).

Kita harus ingat bahwa kita hidup bertetangga dan bersaudara. Yang namanya hidup bertetangga pasti mengalami perbedaan pendapat. Mari kita belajar bertetangga dengan baik.

Saya berharap agar kita yang hidup di dunia maya mencontohkan bagaimana kita menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan hati yang lapang, sehingga para pemimpin kita di dunia nyata dapat mencontoh penyelesaian damai. Mudah-mudahan mereka dapat lebih arif dan bijaksana da…

Tenggang waktu sebelum domain (.ID) didaur ulang?

Saat ini setelah domain tidak membayar, maka status domain akan berubah menjadi hold. Pada kondisi ini domain tidak dapat diquery/hilang namun domain belum dapat dilepas ke publik kembali. Saat ini belum ada aturan kapan domain yang sudah mati ini dapat digunakan kembali, mungkin oleh orang lain. Sudah saatnya ada kejelasan mengenai daurulang (recycle) nama domain ini.

Ada dua usulan batas waktu ekstrim:
Satu (1) tahun setelah domain mati. Kontra: kelamaanTiga (3) bulan setelah domain mati. Kontra: terlalu cepat
Nah mohon masukan, masukan mana yang lebih baik dipilih?
Atau kalau ada usulan lain, mohon diutarakan beserta alasannya.