Skip to main content

Tagging and category (in blog) do not work

Recently, I've been writing many things in my blog(s). I used to write things related to information technology (IT). It is not exclusive on IT, but IT is the main theme.

Now, I am writing different things; live, music, poems, business, religion, and much more. (I don't think I will write about politics, though.) When I write about different things, I use category (a feature provided by the blog provider - eg. wordpress.com) to indicate the type of my articles. I also use tags or labels to add some keywords and also to indicate the content of my articles.

This, apparently, is not good enough.

There are people who complained that they only want to read (my) articles that are related to IT, for example. Filtering based on category / tag / label is not good enough.

On top of that, my blogs are aggregated in many sites. Those (aggregator) sites take all my articles. They don't filter the articles based on the type of the content. So, in an IT aggregator site, they also see my poems and my articles about life.

One possible solution is to have multiple blogs. Each blog is dedicated to a certain topic. I have taken this road. I have more than a dozen blogs and most of them are active. (No, I am not kidding. I write a lot.) Again, my readers don't like this approach. If they want to read my articles (not specific to a certain topic), they have to jump from one blog to another. They don't like this (obviously).

I use planet to agregate my own blogs - called PlanetGBT - (thanks to Priyadi for providing the service). But, it is still to "complicated" for my readers. On top of that, I use multiple blog providers (wordpress, blogspot, multiply, ...) to host the blogs. Sometimes readers must have accounts in those providers to give comments. This is another problem. They don't want to create more accounts. Having one blog account is (confusing?) enough for them.

Complicated, eh? One thing is clear; tagging and category don't work as expected.

I am still going to write many things in a blog. Yeah, I will get (more) complaints for this.

Comments

avianto said…
How about create different RSS Feed according to category or tagging? Then people could choose which feeds they want to subscribe or even better for 'planet', it could just aggregate the relevant feed.

Just a suggestion.
IndraPr said…
Pak Budi, you might want to try consulting Harry Sufehmi on this matter.

As Avianto has pointed out, we can actually have specific RSS feed for each category/tag. From what I understand, Harry has made some arrangement with Ronny to have only his articles related to IT being fed to Planet Terasi. So his other articles outside the IT category will be excluded.

I believe what Harry did is to provide a more specific RSS feed only for articles on a specific category (e.g. technical or IT-related) to be syndicated on Planet Terasi.
snydez said…
dari sisi pemosting, memang ada baiknya ngasi feed untuk category tertentu,

tapi dari sisi pembaca feed, ada baiknya benggunakan yahoopipes, atau feedrinse.com untuk memfilter rss mana aja yang mau dibaca.

2 arah tentu lebih bagus dari 1 arah aja :)
uwiuw said…
iya pak...sy juga mulai merasakan hal yg sama saat ide-ide kita inginnya dipisah2 ke dalam banyak blog...itu susahnya kalau hidup 24 jam jadi observer karena akan terus banyak yg dilihat...ilham ada dimana-mana...temen2 sy aja ada 4 yg namanya llham...alaaah OOT

tapi enakya kalau kita bisa customize blog kita sehingga feed dlm kategori tertentu tidak bisa ditampilkan oleh aggregator atau oleh technocrati atau tidak sengaja ikut terkirim melalui email ke reader2 kita yg udah ekspek kalau tulisan kita itu harus begini dan begitu
fiksi said…
for blogger user, maybe this link could help :
http://www.bloggerbuster.com/2007/09/all-about-blog-feeds-part-3.html

it helps us to create spesific feed for spesific label/category. but once again, it works only for blogger.com

Popular posts from this blog

Band progressive rock baru?

Lepas dari yang serius-serius sebentar. Kita ke musik lagi.

Terus terang saya tadinya mulai merasa bahwa musik progressive rock bakalan mati. Seperti lirik dari lagu band Asia - "Rock and Roll Dream":

When I see your faces from the limousine. No chance of our survival...

Tapi setelah saya mendengarkan The Flower Kings, harapan tumbuh lagi. Band yang dimotori oleh Roine Stolt (gitar) memiliki nuansa (melodi?) yang selaras dengan band-band terdahulu. Mereka sanggup membawakan lagu Cinema Show-nya Genesis dengan sempurna. Bahkan lebih baik menurut saya. Jadi, para penggemar sekalian, progressive rock akan tetap tumbuh subur.

Roine Stolt juga menjadi bagian dari band Transatlantic yang juga memiliki nuansa progressive rock. Maklum, mereka campuran dari Dream Theater, Marillion, The Flower Kings, dan Spock's Beard. Meski, ada lagu bootleged live show mereka yang kedodoran membawakan lagu "Firth of Fifth" nya Genesis. Ternyata band besar bisa kedodoran juga.

Repotnya, mus…

Himbauan Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia

Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia,

Saya mengharapkan anda tidak melakukan penyerangan atau/dan pengrusakan situs-situs Indonesia dan Malaysia.

Saya mengerti bahwa akhir-akhir ini beberapa masalah di dunia nyata membuat kita kesal dan marah. Namun kekesalan tersebut sebaiknya tidak dilimpahkan ke dunia maya (cyberspace). Semestinya sebelum melakukan aksi yang berdampak negatif, kita bisa melakukan langkah-langkah positif seperti melakukan dialog (melalui email, mailing list, bulletin board, blog, dan media elektronik lainnya).

Kita harus ingat bahwa kita hidup bertetangga dan bersaudara. Yang namanya hidup bertetangga pasti mengalami perbedaan pendapat. Mari kita belajar bertetangga dengan baik.

Saya berharap agar kita yang hidup di dunia maya mencontohkan bagaimana kita menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan hati yang lapang, sehingga para pemimpin kita di dunia nyata dapat mencontoh penyelesaian damai. Mudah-mudahan mereka dapat lebih arif dan bijaksana da…

Tenggang waktu sebelum domain (.ID) didaur ulang?

Saat ini setelah domain tidak membayar, maka status domain akan berubah menjadi hold. Pada kondisi ini domain tidak dapat diquery/hilang namun domain belum dapat dilepas ke publik kembali. Saat ini belum ada aturan kapan domain yang sudah mati ini dapat digunakan kembali, mungkin oleh orang lain. Sudah saatnya ada kejelasan mengenai daurulang (recycle) nama domain ini.

Ada dua usulan batas waktu ekstrim:
Satu (1) tahun setelah domain mati. Kontra: kelamaanTiga (3) bulan setelah domain mati. Kontra: terlalu cepat
Nah mohon masukan, masukan mana yang lebih baik dipilih?
Atau kalau ada usulan lain, mohon diutarakan beserta alasannya.