Tuesday, July 12, 2005

Doa dari seseorang yang didzalimi

Ya Allah yang Maha Kuasa.
Pagi ini aku duduk di hadapanMu untuk mengadu.
Kepada siapa lagi aku harus mengadu, kecuali kepadaMu?

Ya Allah, lindungilah aku dari fitnah.
Berikanlah kepadaku kesabaran untuk menghadapi ujian ini.
Aku tak tahu mengapa ada orang yang tega melakukan fitnah
dan mendzalimi diriku.

Ya Allah, apa yang aku lakukan hanyalah menjalankan amanah
yang Engkau titipkan kepadaku. Jika memang aku tak pantas
untuk menjalankan amanah ini, tunjukkanlah kepadaku dan
maafkan karena ketidakmampuanku.

Ya Allah, aku tak tahu apakah aku harus tetap berjalan terus,
atau berputar balik, atau berhenti...
Meski seorang diri dan didzalimi, aku tidak takut selama
Engkau melindungi diriku.
Namun aku akan takut apabila Engkau meninggalkan diriku
meskipun aku dikelilingi orang banyak.

Ya Allah, tunjukkanlah siapa-siapa kawanku dan musuhku.
Berikanlah kesabaran pada diriku untuk memaafkan mereka.
Berikanlah pencerahan dan pelajaran kepada mereka tentang
mana yang benar dan mana yang salah.
Munculkanlah sinar hati nurani mereka untuk mengetahui
apa-apa yang benar dan berani melakukan langkah yang
menuju kepada kebenaran.

Ya Allah, berikan kekuatan dan ketabahan kepadaku untuk
tidak mudah menyerah dan lari dari masalah.
Ya Allah, aku mohon agar aku tetap dapat menjaga integritas
diriku dan tidak mengorbankan kepentingan umat untuk
kepentingan pribadi.
Ya Allah, jauhkanlah aku dari riya, ego, dan keinginan untuk
ingin menang sendiri. Engkau tentu lebih besar dari segalanya.
Ya Allah, selalu ingatkanlah kepadaku bahwa aku ini adalah kecil,
tidak ada apa-apanya.

Ya Allah, aku berserah diri kepadaMu.
Hanya kepadaMulah aku memohon perlindungan.
Amin.

Bandung, 12 Juli 2005.

20 comments:

koen said...

Banyak dzikir, Mas. Dzikir kadang lebih kuat dan meneguhkan daripada doa-doa, karena lebih membuka yang tersembunyi dan tak terucapkan oleh doa. Doa kami menyertaimu juga, Mas, agar ketulusan bisa menang melawan keserakahan.

khairul said...

Rasulullah berdoa dan berperang. Kadang ya kalah (perang Uhud). Namun akhirnya menang (penaklukan Mekkah).

Niat baik (Spiritual IQ) memang perlu dibarengi kecerdikan strategi (Power IQ).

Bagi muslim, tugas kita adalah menyempurnakan ikhtiar. Manusia tidak tahu rahasia dibalik pemberian Tuhan.

Kisah Shalahuddin al Ayyubi juga bagus, menangis di malam hari, garang di siang hari.

Semoga cepat ada solusi. Amin.

ronny said...

Semoga tetap tabah dan tegar, Pak Budi.

Saya percaya orang benar tidak akan ditinggalkan oleh-Nya.

Romi H said...

Sing sabar yo pak...

doeljoni said...

Yang sabar pak Budi,.. dengan dibarengi rida akan semua keputusan dan kehendak-Nya. Toh sebagai manusia, tugas kita cuman meluruskan (menyucikan) niat dan menyempurnakan ikhtiar. Masalah hasil sepenuh diserahkan ke pada Al Haq Yang Maha Bijak.

Rasanya sepanjang sejarah, gak ada perjuangan yang gak di hiasi fitnah dan cobaan.

Semoga apa yang pak Budi ikhtiarkan memperoleh Ridha dariNya. Amiin....

Anonymous said...

Pak, to be totally honest, I don't really understand what the real problems are between you and APJII (I'm trying to understand it though).

However, knowing who you are, I just find it hard to believe (infact I really don't believe) what they say about you is true.

Don't give up, pak..

Just don't give up..

-JaF-

Deden fathurahman said...

sabar ya paakkkk.......

mudah2an Alah memberikan hidayah bagi orang2 yang serakah itu...

Rully said...

mudah-mudahan ada hikmah dibalik semua ini & mereka ditunjukkan jalan yang benar. amin.

zakiakhmad said...

Great prayer!

I don't know what to say. But, as far that i know, you have the integrity. Keep fighting to what Pak Budi believe. Go for it.

anonymous said...

amien

Jauhari said...

Aamiin

Gooo!!!

Awan Kusuma said...

perbanyak dzikir dan doa pak
tetap sabar, tawakkal dan berikhtiar
insya Allah kebenaran pasti menang

Maju terus pak!

Triwil said...

Amien
Yang sabar dan kuat .. Pak!!

Pertanda Allah lagi pengen denger doa nya bapak yang khusyu' ...

Mudah-mudahan cepat ada hasilnya yang baik untuk kita semua...

Maju terus ...!!
Saya Insya Allah akan mendukung.!

Anonymous said...

sopo sih yang mau main zalim? aku jan ora ngerti. Peace, no war...

Anonymous said...

Dunia ini memang tempatnya ujian. Dan Allah tidak akan mencoba sesuatu yang diluar kemampuan hambanya. Semoga ini pertanda baik, bahwa Allah mau membuat hambanya naik kelas. Semoga. Amiiin.

Rofiq Iqbal said...

Dunia ini memang tempatnya ujian. Dan Allah tidak akan mencoba sesuatu yang diluar kemampuan hambanya. Semoga ini pertanda baik, bahwa Allah mau membuat hambanya naik kelas. Semoga. Amiiin.

Anonymous said...

Pak Budi, kalo saya penjaga surga, saya pasti sudah carikan space yang terbaik untuk Bapak..

Harry said...

Bud, jangan menyerah. Terus maju.!

Dissi Kaydee said...

Amin, Insya Allah Pak Budi, sabar dan shalat saja sebagai obatnya. Semoga Allah cepat membukakan jalan yang seadil-adilnya. Salam kenal.

Suhardi Sjams said...

Yakinlah bahwa kebenaran akan benar adanya, walaupun selalu ada perlawanan dari pihak-pihak yang tidak senang akan kebenaran itu ...inilah dinamika kehidupan. Allah SWT akan selalu melindungi umatnya yang benar.