Skip to main content

It's almost 8 AM, August 23, 2004. Here's my front desk at home. You could (kind of) see part of the garden in front yard. It's nice to be able to work from home. Posted by Hello

Comments

Amal said…
I also work from home, though I have no such beautiful scenery outside. It is nice and self-managed to do all alone. The only problem is I have two small children: while they are free from school, I must play a tricky session (somewhat acrobatics) between work and play.
Samuel said…
hormat pada pak suhu!!! ;p
Hiu Putih said…
Itu yang warna-warni jam pasir ya ?
budi said…
Betul. Yang warna-warni itu memang jam pasir punya anak saya.

Kerja di rumah memang ada pro dan kontranya. Salah satu yang sulit adalah "juggling" dengan anak-anak. Ini membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Tidak mudah.

Selain itu, bekerja di rumah membutuhkan kedisiplinan tersendiri. Kalau tidak disiplin akhirnya pekerjaan tidak selesai-selesai. Dampak lainnya adalah ... kerja terus. Ini juga membutuhkan pemahaman tersendiri.
Toni said…
SOHO? Would be delicous :)
Anonymous said…
nice view from your desk! so you work at home... how old are your children? i'm thinking about working at home but don't know how to handle the "hassle" - house chores, and later maybe a baby...

Popular posts from this blog

Himbauan Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia

Kepada Hacker & Cracker Indonesia & Malaysia,

Saya mengharapkan anda tidak melakukan penyerangan atau/dan pengrusakan situs-situs Indonesia dan Malaysia.

Saya mengerti bahwa akhir-akhir ini beberapa masalah di dunia nyata membuat kita kesal dan marah. Namun kekesalan tersebut sebaiknya tidak dilimpahkan ke dunia maya (cyberspace). Semestinya sebelum melakukan aksi yang berdampak negatif, kita bisa melakukan langkah-langkah positif seperti melakukan dialog (melalui email, mailing list, bulletin board, blog, dan media elektronik lainnya).

Kita harus ingat bahwa kita hidup bertetangga dan bersaudara. Yang namanya hidup bertetangga pasti mengalami perbedaan pendapat. Mari kita belajar bertetangga dengan baik.

Saya berharap agar kita yang hidup di dunia maya mencontohkan bagaimana kita menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin dan hati yang lapang, sehingga para pemimpin kita di dunia nyata dapat mencontoh penyelesaian damai. Mudah-mudahan mereka dapat lebih arif dan bijaksana da…

Band progressive rock baru?

Lepas dari yang serius-serius sebentar. Kita ke musik lagi.

Terus terang saya tadinya mulai merasa bahwa musik progressive rock bakalan mati. Seperti lirik dari lagu band Asia - "Rock and Roll Dream":

When I see your faces from the limousine. No chance of our survival...

Tapi setelah saya mendengarkan The Flower Kings, harapan tumbuh lagi. Band yang dimotori oleh Roine Stolt (gitar) memiliki nuansa (melodi?) yang selaras dengan band-band terdahulu. Mereka sanggup membawakan lagu Cinema Show-nya Genesis dengan sempurna. Bahkan lebih baik menurut saya. Jadi, para penggemar sekalian, progressive rock akan tetap tumbuh subur.

Roine Stolt juga menjadi bagian dari band Transatlantic yang juga memiliki nuansa progressive rock. Maklum, mereka campuran dari Dream Theater, Marillion, The Flower Kings, dan Spock's Beard. Meski, ada lagu bootleged live show mereka yang kedodoran membawakan lagu "Firth of Fifth" nya Genesis. Ternyata band besar bisa kedodoran juga.

Repotnya, mus…

Yummy ...

[seafood lamien @ banquet, singapore]