Sunday, December 19, 2004

Beberapa komentar dari bacaanku

Saya senang membaca. Sayangnya cara membaca saya seringkali meloncat-loncat (haphazard) dari satu topik ke topik lain yang kadang-kadang tidak ada hubungannya dan tidak tuntas. Nanti kalau ada waktu, bacaannya diteruskan kembali. Berikut ini adalah beberapa hal yang menarik dari beberapa bacaan saya.

Dari dulu saya tertarik dengan dunia komputer dan medical. Bahkan saya pernah membuat perusahaan bio-medical di Canada dengan beberapa kawan. Sayangnya perusahaan ini mati sebelum sempat tumbuh. Maklum, dikelola oleh insinyur-insinyur yang buta bisnis. Nah, iseng-iseng saya berlangganan majalan Biophotonics International yang kebetulan gratis langganannya. (Langganan majalan IEEE saya antara US$ 160 s/d US$ 320 per tahun. Jadi saya cari yang gratisan juga.) Saya tertarik dengan gambar-gambar (foto) yang ada di majalah ini sekalian melihat kemajuan (progress) dari dunia ini.

Yang menarik, editorial edisi October 2004 memiliki judul "The path to science through art". Hmm... Meng-gathuk-gathuk-kan science, art, dan technology merupakan salah satu topik kesukaan saya. Ternyata banyaknya foto di majalan ini memang merupakan kesengajaan, by design! Hal ini dilakukan untuk menarik minat di bidang science. Anda benar pak redaktur, saya tertarik dengan bidang ini karena melihat gambar-gambar di majalah anda. Editorial ini juga menyulut fakta bahwa banyak mahasiswa yang tidak mengerti cara mempresentasikan gambar dalam karya mereka. Lagi-lagi persis pengamatan saya.

Hampir bersinggungan dengan topik tersebut, saya menemukan buku yang mencoba menghubungkan antara komputer dengan otak! Lagi-lagi satu topik kesukaan saya. Kali ini buku yang dimaksud adalah karangan Jeff Hawkins yang berjudul "On Intelligence". Yang menarik dari semua ini, Jeff Hawkins ini adalah inventor dari PalmPilot - PDA yang terkenal itu. Wah, jadi semakin tertarik. Sayangnya saya tidak memilikinya. Mestinya ini masuk ke dalam daftar wishlist saya, untuk kemudian menjadi to-read-list. (Ada beberapa buku tentang komputer, brain, AI, dll. yang belum sempat saya baca - masih tersusun di rak buku saya.)

Berikutnya, saya sempatkan membaca salah satu majalah IEEE yang saya miliki. Kali ini saya baca IEEE Software Nov/Des 2004. Topiknya adalah "persistent software attributes". Bah, apa pulak ini? Ternyata yang mereka maksud adalah bagaimana cara menjaga atribut / sifat dari software meskipun kondisi dari software tersebut berubah. Misalnya, bagaimana caranya menjaga aspek security / availability (dll.) setelah ada perubahaan di jaringan atau penambahan patch. Ok, nambah pengetahuan lagi.

Hmm... apa lagi ya? Masih ada banyak lagi. Tapi tulisan ini sudah terlalu panjang. Mungkin ada batas maksimum panjang sebuah artikel blog agar nyaman dibaca?

2 comments:

imponk said...

komentar nyasar :D

the fool said...

Panjang artikel sendiri fleksibel. Tapi kalau merunut Joe Vitale atau Seth Godin, dalam paragraf pertama harus sudah ada sesuatu yang menarik pembaca. Dan itu bertahan untuk dua paragraf berikut. Selewat itu tidak ada yang menarik lagi, bablas.

Jadi kuncinya adalah membuat bacaan senantiasa menarik. Bukan sekedar mempersingkatnya.