Yang pertama adalah bahwa sebagian besar menggunakan gaya bahasa yang "berbunga-bungan" dan terlalu banyak pendahuluan (introduction). Misalnya, penggunaan kalimat "sebagaimana kita ketahui..." dan sejenisnya banyak juga. Nampaknya ini merupakan kultur kita (dan akan tetap demikian jika kita melihat jejak ini).
Topik yang berulang-ulang, yang nampaknya mendapat perhatian besar dari mereka, adalah:
- Energi. Banyak yang mencari alternatif energi, khususnya menghasilkan listrik.
- Transportasi. Banyak yang mencari ide untuk mengantarkan barang. (Manusia bisa dianggap sebagai barang tidak ya?) Kebanyakan melalui terbang / melayang dalam berbagai bentuk. Bahkan ada yang mengusulkan melalui teleportasi dan nanoteknologi.
- Penanganan sampah. Mereka mulai memperhatikan alternatif untuk memusnahkan sampah, termasuk plastik dan styrofoam.
Menarik ya ...
3 comments:
Kira-kira ada kemungkinan diposting online nggak papernya, Pak? Hehe.
Sayang sekali saya hanya diberi hardcopy, dan itu juga sudah saya kembalikan ke panitia.
Ya setidaknya excerpt-nya.
Post a Comment